Memahami dan Menampilkan Tanggal dan Waktu Pada PHP

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas cara menampilkan tanggal dan waktu pada PHP, baik menggunakan procedural style maupun Object Oriented Programming Style.

Pada PHP, terdapat berbagai cara untuk menampilkan tanggal dan waktu, yang paling mudah dan umum digunakan adalah menggunakan fungsi date() (procedural style).

I. Menampilkan Tanggal dan Waktu Pada PHP – Menggunakan Fungsi Date

Pada prinsipnya, fungsi date() akan menampilkan tanggal dan waktu sesuai dengan format yang di definisikan. Format penulisannya adalah: Continue reading “Memahami dan Menampilkan Tanggal dan Waktu Pada PHP”

Manhajus Salikin: Tayamum dengan Debu

Kali ini kita lihat lagi bahasan tayamum, mengenai tayamum dengan debu, melanjutkan perkataan Syaikh As-Sa’di dalam kitab fikihnya Manhajus Salikin.

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata:

Maka turab (debu) yang digunakan untuk menggantikan air.

Mengenal Sha’id yang Suci

Perlu diketahui bahwa para ulama sepakat bahwa bolehnya tayamum adalah dengan menggunakan sha’id yang suci. Demikian dipersyaratkan oleh jumhur (mayoritas ulama), sedangkan ulama Malikiyah memasukannya dalam wajib tayamum. Dalil harus menggunakan sha’id adalah firman Allah Ta’ala,

فَتَيَمَّمُوا صَعِيدَاً طَيِّبَاً

Lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan sha’id yang baik (suci).” (QS. Al Maidah: 6). (Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 14:260) Continue reading “Manhajus Salikin: Tayamum dengan Debu”

Manhajus Salikin: Cara Tayamum

Bagaimana cara tayamum? Berikut penjelasan praktis dari Syaikh As-Sa’di dalam Manhajus Salikin.

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata:

Kemudian membaca bismillah, kemudian menepuk debu dengan telapak tangan satu kali, lalu mengusap seluruh muka, dan seluruh telapak tangan. Jika menepuk dua kali tidaklah masalah.

Dalil Cara Tayamum

Dalil dari Al-Qur’an, Allah Ta’ala berfirman,

وَإنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أو على سَفَرٍ أو جَاءَ أحَدٌ مِنْكُمْ من الغَائطِ أو لامَسْتُم النِّسَاءَ فلمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدَاً طَيِّبَاً فَامْسَحُوا بِوجُوهِكُمْ وَأيْديكمْ إنَّ اللَّهَ كَانَ عَفوَّاً غَفورَاً

Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); usaplah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema’af lagi Maha Pengampun.” (QS. An-Nisa’: 43) Continue reading “Manhajus Salikin: Cara Tayamum”

Manhajus Salikin: Sebab Boleh Tayamum

Kitab Ath-Thaharah (Bersuci), Bab Tayamum

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata:

Tayamum itu pengganti (badal) dari bersuci dengan air jika ada uzur (halangan) menggunakan air untuk anggota tubuh yang mestinya disucikan atau sebagiannya, bisa jadi (1) karena tidak ada air atau (2) khawatir ada bahaya karena menggunakan air.

 Sebab Boleh Tayamum

Ada sebab utama yang membolehkan tayamum yaitu: (1) karena tidak mendapati air; (2) khawatir menggunakan air.

Secara lebih lengkap sebab yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Tidak ada air yaitu tidak ditemukan atau sumber air begitu jauh.
  2. Jika memiliki luka atau penyakit dan khawatir menggunakan air.
  3. Jika air sangat dingin dan sulit dipanaskan.
  4. Jika air diperlukan untuk minum dan khawatir kehausan. (Taisir Al-Fiqh, hlm. 140)

Dalil bolehnya tayamum karena tidak mendapati air sudah diisyaratkan dalam ayat,

فلمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدَاً طَيِّبَاً

Kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci) …” (QS. An-Nisa’: 43) Continue reading “Manhajus Salikin: Sebab Boleh Tayamum”

Manhajus Salikin: Larangan bagi yang Berhadats Kecil

Ada larangan-larangan bagi yang berhadats kecil. Hadats adalah dalam keadaan tidak suci.

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullahberkata:

Siapa saja yang mendapati hadats ashghar (hadats kecil), maka dilarang baginya: (1) shalat, (2) thawaf keliling Ka’bah, (3) menyentuh mushaf.

 

Dilarang Shalat dan Thawaf bagi yang Berhadats

Dalil yang menunjukkan bahwa shalat tidak diterima dalam keadaan berhadats.

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

لاَ تُقْبَلُ صَلاَةٌ بِغَيْرِ طُهُورٍ وَلاَ صَدَقَةٌ مِنْ غُلُولٍ

Tidaklah diterima shalat tanpa bersuci, tidak pula sedekah dari ghulul (harta haram).” (HR. Muslim, no. 224).

Adapun thawaf dipersyaratkan suci dari hadats, disebutkan dalam hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

الطَّوَافُ حَوْلَ الْبَيْتِ مِثْلُ الصَّلاَةِ إِلاَّ أَنَّكُمْ تَتَكَلَّمُونَ فِيهِ فَمَنْ تَكَلَّمَ فِيهِ فَلاَ يَتَكَلَّمَنَّ إِلاَّ بِخَيْرٍ

Thawaf mengelilingi Ka’bah seperti shalat. Namun dalam thawaf kalian boleh berbicara. Barangsiapa yang berbicara ketika thawaf hendaklah ia berbicara dengan perkataan yang baik.” (HR. Tirmidzi, no. 960. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Continue reading “Manhajus Salikin: Larangan bagi yang Berhadats Kecil”

Lima Perusak Amal di Bulan Ramadhan

Lima hal ini patut dihindari ketika kita menjalankan puasa di Bulan Ramadhan. Inilah hal-hal perusak di bulan Ramadhan.

Perusak #01: Tanpa ilmu

 

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

اَنَّ العَامِلَ بِلَا عِلْمٍ كَالسَّائِرِ بِلاَ دَلِيْلٍ وَمَعْلُوْمٌ اَنَّ عَطَبَ مِثْلِ هَذَا اَقْرَبُ مِنْ سَلاَمَتِهِ وَاِنْ قُدِّرَ سَلاَمَتُهُ اِتِّفَاقًا نَادِرًا فَهُوَ غَيْرُ مَحْمُوْدٍ بَلْ مَذْمُوْمٌ عِنْدَ العُقَلاَءِ

“Orang yang beramal tanpa ilmu bagai orang yang berjalan tanpa ada penuntun. Sudah dimaklumi bahwa orang yang rusak karena berjalan tanpa penuntun tadi akan mendapatkan kesulitan dan sulit bisa selamat. Taruhlah ia bisa selamat, namun itu jarang. Menurut orang yang berakal, ia tetap saja tidak dipuji bahkan dapat celaan.”

Ibnu Taimiyah rahimahullah juga berkata,

مَنْ فَارَقَ الدَّلِيْل ضَلَّ السَّبِيْل وَلاَ دَلِيْلَ إِلاَّ بِمَا جَاءَ بِهِ الرَّسُوْل

“Siapa yang terpisah dari penuntun jalannya, maka tentu ia bisa tersesat. Tidak ada penuntun yang terbaik bagi kita selain dengan mengikuti ajaran Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam-.” (Lihat Miftah Dar As-Sa’adah, 1:299) 

Continue reading “Lima Perusak Amal di Bulan Ramadhan”

Masalah Wanita di Bulan Ramadhan

Masalah #01: Puasa Wanita Hamil dan Menyusui

 

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Lebih tepat wanita hamil dan menyusui dimisalkan seperti orang sakit dan musafir yang punya kewajiban qadha’ saja (tanpa fidyah). Adapun diamnya Ibnu ‘Abbas tanpa menyebut qadha’ karena sudah dimaklumi bahwa qadha’ itu ada.” (Syarh Al-Mumthi’, 6:350)

Kewajiban qadha’ saja yang menjadi pendapat ‘Atha’ bin Abi Rabbah dan Imam Abu Hanifah. Inilah pendapat terkuat dari pendapat para ulama yang ada. Sehingga wanita hamil dan menyusui masih terkena ayat,

وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah: 185).

Continue reading “Masalah Wanita di Bulan Ramadhan”

Cara Membuat Jadwal Restart Otomatis di Mikrotik (Scheduler)

Cara Membuat Jadwal Restart Otomatis di Mikrotik (Scheduler) – Halo Semua sahabat myaspirasi.com saya ucapkan selamat datang yang baru pertama kali membuka website jelek saya hehe.. pada artikel kali ini saya akan membahas tentang cara membuat jadwal restart otomatis di mikrotik, sebelum saya membuat artikel ini ada sedikit masalah tentunya berikut masalahnya.

Ane di whatshap temen seperjuangan di suruh nyetingin mikrotik hotspot voucher di Kafe D’MAESTRO Tempat di Yogyakarta, dan tenyata mikrotiknya udah dari jaman baholaa wkwkwk

Peninggalan dari Kafe sebelumnya, mau login pake winbox aja susah singkat cerita udah ane upgrade, Seting semua tinggal pake dan udah ada satu bulan ane di kontak lagi, katanya “Bermasalah Lemot” mau gak mau ane kesana trus ane reboot lancar wkwkwk Terharu

Trus Ane Kepikiran ane Buat aja Jadwal Reboot Otomatis Jam 12 malem setiap hari tinggal trima beres tanpa cabut colokan RouterBoard

Continue reading “Cara Membuat Jadwal Restart Otomatis di Mikrotik (Scheduler)”

Kid Control

Dengan perkembangan teknologi yang ada, khususnya perangkat-perangkat informasi yang mobile tak terlepas dari kebutuhan konektivitas ke jaringan internet. Dan penggunanya juga sudah dari kalangan umum. Bahkan anak-anak pun saat ini tidak begitu asing dengan internet, baik untuk keperluan sekolah/belajar atau sekedar untuk hiburan.

Sebagai langkah preventif atau lebih mengontrol penggunaan internet terutama pengguna anak-anak maka kita bisa menggunakan fitur ‘Kid Control‘ yang ada di MikroTik. Fitur ‘Kid Control’ sendiri pada saat artikel ini dibuat masih dalam proses pengembangan (release candidate), namun dari segi fungsinya secara garis besar lebih pada pengaturan waktu yaitu kapan boleh akses internet dan kapan koneksi internet dinonaktifkan. Dengan alternatif cara yang lain sebenarnya kita bisa membuat pengaturan firewall filter dan dikombinasikan dengan Script+Scheduler. Namun dengan fitur ‘Kid Control’ ini konfigurasi tersebut menjadi lebih mudah. Continue reading “Kid Control”